Mama / Nyai tercinta
Hj.Magdalena Agus Nikman binti H.Djapri Rais
Dalam Kenangan
Bulan Juli 2005…. kita masih berlibur bersama
Mama / Nyai yang selalu semangat, menikmati liburan di Bali
”Jangan bosen-bosen ajak Mama / Nyai lagi ya…….”
Itulah kata-kata ceria yang keluar dari mulut Mama / Nyai
Awal Agustus….Mama / Nyai yang selalu semangat tergolek lemah…
Makanan yang terhidang, tidak tersentuh oleh nya
Mama / Nyai dirawat di RS.Puri Cinere
Awalnya hanya cek kesehatan, ternyata……
Vonis kanker paru….,membuat kami sekeluarga tidak percaya
Mama / Nyai kami bawa ke RS.Cikini
Vonis dari Prof. Ahli kanker paru membuat kami semakin sedih, tidak percaya…
Mama / Nyai yang selama ini selalu ceria, semangat, menjaga kesehatan
Harus mendapat penyakit yang berat…KANKER PARU Std LANJUT….
Dengan sisa-sisa semangat yang ada dalam diri Mama / Nyai
Serta dibantu doa dan dukungan oleh papa, anak-anak
Kita semua berjuang untuk kesembuhan Mama / Nyai
Dengan segala cara…., medis maupun alternatif
Tgl 5 September 2005 Mama / Nyai ulang tahun ke 66
”Penyakit…cepat pergi ya…” sambil meniup lilin Mama / Nyai berkata…
Pertengahan September….Mama / Nyai semakin lemah….
Tidak tega dengan kondisinya, kami sekeluarga membawa ke
RS.Pondok Indah
Akhirnya…pengobatan terakhir dijalani…dengan resiko 20 : 80
Kemoterapi……
Yang dilakukan di RS.Kanker Dharmais…
Selama kemoterapi…selesai mengaji, Mama / Nyai berucap….
”Kita umroh ya…..kalau Mama / Nyai sembuh….”
Sehari setelah kemoterapi…kondisi Mama / Nyai kritis
Yang akhirnya membawanya ke ruang ICU…..
1 minggu berlalu di ruang ICU…
Alat bantu pernafasanpun terpasang….
Mama / Nyai masih bisa berkomunikasi dengan gerak bibirnya
”Jaga papa ya….,gimana kabar kalian, cucu-cucu….
Cium sayang untuk mereka….”
Bulan Ramadhan, semakin mempertebal keimanan kami sekeluarga
Doa, harapan dan kepasrahan mengiringi setiap detik..
Shalat Berjama’ah, bacaan Al’Quran terus kami bacakan
Sabtu, 8 Oktober 2005 (4 Ramadhan 1426 H) Pk.01.15
Jantung Mama / Nyai tidak kuat lagi menahan desakan kanker itu….
Surat Al Faatihah, Surah Al Baqarah, Surat At Taubah,
Surat As Sajdah dan Surah Yaa siin
Terus kami bacakan….berulang-ulang….
Astaghfirullaahal azhim….
Laa ilaaha illallaah, Muhammadur rasuulullaah…..
Tidak putus, bergantian kami semua, papa, anak-anak
bisikan ke telinga Mama / Nyai….
Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk Mama / Nyai…
Azan Shubuh berkumandang……, Pk.4.44 WIB,
Dalam tidurnya yang tenang dan desahan nafas halusnya
Mama/ Nyai tercinta pergi menghadapMu Ya Allah…..
Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji’un……………..
Banyak kenangan indah yang ditinggalkan
Kebaikan, kesabaran, dukungan, untaian do’a yang selalu dipanjatkannya
Bagi kebahagiaan kami, papa, anak-anak dan cucu-cucu
Kami, sangat kehilangan mama / Nyai…….
Kembang kamboja jepang kesukaan Mama / Nyai turut berduka…kering……
Keceriaan dan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya
Membuat kami selalu akan merindukan dan menyayanginya ……………
Selamat jalan Mama / Nyai……
Papa, anak-anak dan cucu-cucu kirimkan do’a dan sembah sujud
Maafkan kami ya Mama / Nyai………………
Pesan Mama / Nyai untuk selalu menjaga Papa
Akan kami, anak-anak laksanakan
Insya Allah kami juga akan wujudkan niat sucimu untuk umroh….
Kami yakin, Insya Allah Mama / Nyai berada di tempat yang paling mulia
Dan terindah seperti yang Mama / Nyai impikan…………….
Amien…….